Sabtu, 28 Desember 2013

Warna Dalam Bahasa Sunda

Dalam setiap bahasa pasti ada istilah warna, Pada dasarnya warna terdiri dari warna primer,sekunder, dan warna tersier. Istilah warna dalam Bahasa Sunda memiliki makna tertentu, dalam kehidupan sehari-hari dan biasanya suka dikombinasikan dengan alam atau sekitar dalam cara penyebutan warna itu sendiri, misalnya terlihat pada penggunaan warna  dalam ungkapan dan peribahasa juga terdapat kosakata warna misalnya ungkapan ‘hejo tihang’ tiang hijau bermakna orang yang selalu berpindah tempat tinggal atau pekerjaan, hijau dalam ungkapan itu bermakna negatif. Atau dalam peribahasa ‘clik putih clak herang’ hati yang tulus ikhlas. Putih dalam peribahasa tersebut mengacu pada hal yang positif. Warna dalam bahasa sunda juga mengacu pada bendanya langsung, misalnya ‘megantara’ warna untuk kuda yang berwarna hitam mengkilat (sangat hitam) atau misalnya warna ‘cadramawat’ warna kucing yang berbulu tiga warna 

Macam - Macam Warna Dalam Bahasa Sunda :

Beureum = Merah
Biru = Biru
Bungur, Gandaria = Ungu
Bodas = Putih
Hejo = Hijau
Hideung = Hitam
Koneng = Kuning
Kayas = Merah muda atau Ping
Kulawu = abu-abu
Kopi / Coklat = Coklat

Gradasi warna

Untuk menggambarkan gradasi warna kata warna (KW) dapat digabungkan dengan posposisi, preposisi atau modalitas, diantara sebagi berikut ;

  1. ‘kolot’ tua, (beureum kolot, merah tua)
  2. ‘ngora, muda (‘hejo ngora’ hijau muda ) kecuali untuk hitam tidak ada * hideung ngora , hitam muda’
  3. Saulas ‘agak’ (‘beureum saulas’ agak merah)
  4. ‘Pisan’ sangat (hideung pisan ‘sangat hitam)
  5. ‘Naker’ sangat (‘bodas naker’ sangat putih)
  6. ‘Rada ‘ agak (‘rada hejo’ agak hijau)
  7. ‘Kudu’ harus (‘kudu koneng’ harus kuning)
  8. ‘Henteu’ tidak (‘henteu hideung’ tidak hitam
  9. ‘Rada leuwih’ agak lebih ( ‘rada leuwih bodas’ agak lebih putih)

Susunan Warna atau warna tersier yaitu warna pokok yang di kombinasikan dengan lingkungan alam sekitar.

1) Nada warna ke arah merah atau kemerahan dan kuning :

  • Beureum
  • beureum cabe
  • beureum ati
  • kasumba
  • kayas
  • gedang asak
  • gading
  • koneng
  • koneng enay
2) Nada warna ke arah biru atau kebiruan dan hijau :

  • hejo
  • hejo pucuk daun
  • hejo lukut
  • hejo ngagedod
  • hejo paul
  • gandaria
  • gandola
  • bulao saheab
  • pulas haseup
  • bulao
3) Nada warna yang tidak termasuk ke dalam dua kelompok terdahulu :
  • bodas
  • hideung
  • borontok
  • coklat kopi atau pulas kopi, kopi tutung
  • candra mawat
  • bulu hiris
  • bulu oa : dawuk, hawuk, kulawu, pulas lebu
(oa adalah sebangsa primata/ monyet berbulu warna abu-abu