Selasa, 22 Oktober 2013

Nama Nama Bangunan Dalam Bahasa Sunda

Dalam Bahasa Sunda, ada istilah nama-nama bangunan atau tempat. Dan di bawah ini saya tuliskan nama-nama bangunan atau tempat dalam bahasa Sunda :

Puseur Dayeuh = Pusat kota atau alun-alun
Bale Desa = kantor kepala desa
Balé watangan = kantor pengadilan
Bédéng = rumah kecil/rumah yang dipetak-petak untuk pegawai kecil.
Elos = bangunan yang di sekelilingnya biasanya tidak pakai bilik atau dinding, tempat menyimpan bahan-bahan untuk membangun rumah.
Garduh = Sejenis gubuk untuk menjaga keaamanan (pos ronda), biasanya ada di pinggir jalan.
Gosali = tempat bekerja panday (perajin besi)
Imah = bangunan tempat tinggal manusia
Istal/gedogan = kandang kuda
Jobong = kamar atau rumah kecil yang nempel di rumah lainnya.
Jongko/kios = bangunan tempat dagang
Karapyak = kandang kerbau atau sapi
Kobong = kamar yang ukurannya kecil  dan di sekat sekat biasanya di pesantren atau asrama.
Leuit = tempat menyimpan padi
Lio = tempat membuat genteng atau bata
Masigit = masjid
Masjid = tempat shalat.
Masjid agung = masjid besar yang ada kota kabupaten/kotamadya.
Pagupon = kandang merpati
Paranjé = kandang ayam atau itik
Ranggon = saung (dangau) yang kolongnya tinggi; tempat mengintip binatang
Saung = dangau, bangunan kecil di kebun, di huma, di sawah, tempat istirahat petani
Saung lisung = saung tempat menyimpan lisung atau tempat nutu (menumbuk padi)
Sorondoy = bangunan kecil yang ditempelkan di rumah, dipakai menyimpan kayu, perabot untuk bersawah, dsb.
Tampian = tempat MCK
Pacilingan = Tempat buang hajat
Tajug = mushola kecil biasanya tempat nya di dekat air (MCK)